Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Julita di Tangkuban Perahu,10-04-2017

Catatan Julita di Tangkuban Perahu, 10-04-2017 1. Parkiran Mobil. Mobil atau bis hanya bisa parkir di perhentian terakhir .Dari situ beli tiket lagi untuk naik ke atas menuju Tangkuban Perahu dengan mobil yang disediakan pengelola tempat wisata dengan membayar tunai.  Mobil atau bis harus baik keadaannya karena kondisi jalan menuju perhentian terakhir memutar dan menanjak. 2. Udara dingin.  Pakai jaket atau celana panjang supaya badan tetap hangat. Di perhentian akhir ada juga jual jaket dengan harga lumayan mahal. Siapkan uang tunai.  3.. Bau belerang. Cukup bawa penutup wajah sendiri atau beli masker di parkiran di perhentian terakhir untuk bis. 4. Toilet. Tersedia toilet sederhana dengan membayar. 5. Oleh -oleh . Gantungan kunci dan kaos adalah oleh-oleh murah penandapetnah ke Tangkuban Perahu 6. Kawah Tangkuban Perahu. Kawah adalah sentralnya wisata di Tangkuban Perahu. Naik ke atas kawah  cukup tinggi untuk orang tua dan anak kecil . Tips ...

Armada Samosir dan keluarga

Bapak Armada Samosir punya  3 orang anak, Julita anak ke tiga .  Bapak Armada Samosir berpangkat Letkol (Purn) ,   Nomor Registrasi Pusat (NRP)   395386 dan Lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1967 .   Bapak Letkol Pnb (Purn) Armada Samosir menikah dengan  Ibu M br. Panjaitan.  Terima kasih sudah hadir. Julita, 2021.