
Tanggal 24-11-2017 hujan di Gunung Bromo, dingin sekali dan berkabut,
Rombongan wisata dari Yasau tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Bukit Teletabis dan Pasir Berbisik karena hujan deras , walau menunggu lama di perhentian Jeep terakhir .Akhirnya hanya berfoto, beli oleh -oleh dan kembali ke hotel .
Kenapa tidak menunggu? Ada jadwal yang menanti. Tidak bisa di tunda.
Jika Tuhan mengijinkan di lain waktu bisa ke Bukit Teletabis dan Pasir Berbisik ya 😜 .
Tip di Gunung Bromo di musim hujan :
1. Jika hujan bawa baju ganti setelah turun dari Gunung Bromo agar tidak meriang karena kehujanan. Kalau tidak bawa beli 1 kaos di tempat penjualan oleh-oleh.
2. Jangan pakai baju berlapis-lapis ketika hujan bisa sesak napas dan muntah ketika jeep menanjak ke arah Gunung Bromo
Misalkan : pakai kaos , lalu pakai jaket, lalu pakai jas hujan, lalu pakai syal ditambah tas selempang dan terakhir pakai topi cupluk .Hal ini mebuat susah bernapas (sesak napas) dan bisa muntah(pengalaman pribadi kehujanan di gunung Bromo🤔).
Cukup pakai jas hujan saja atau jaket saja atau
cupluk saja , jangan ketiganya ditambah kemeja,bisa pengap
dan susah napas ketika di dalam Jeep.
3.Jalan lumayan berkelok-kelok ketika naik ke atas gunung Bromo. Bisa berhenti sebentar untuk ke toilet di rumah penduduk dengan membayar. Siapkan uang tunai.
4.Sebaiknya beli oleh -oleh syal dan topi cupluk . Ada logo Bromo dan cukup tebal. Cari harga yang lebih murah dengan jenis barang yang sama dari penjual yang berbeda.
5.Pakai bawahan /celana yang nyaman untuk naik turun mobil Jeep yang cukup tinggi.
Selamat berlibur. Julita.